Advertisement

Bahas lengkap control panel hosting beserta cara kerjanya


Dewasa ini hampir sebagian besar orang telah mengenal yang namanya situs web baik itu gratisan seperti blogers atau yang berbayar seperti hosting dan juga WordPress premium. Maka dari itu pada postingan saya kali ini kita akan membahas tentang control panel hosting.

Di sini saya akan mengambil 6 poin penting untuk kita ketahui yaitu meliputi 6 hal ini.

  1. Pengertian control panel hosting
  2. Dasar dasar cpanel 
  3. Klasifikasi control panel hosting berbasis open source
  4. Perbedakan web hosting server 
  5. Cara penggunaan dan configurasi control panel hosting
  6. Perbedaan antara control panel web server shared dan juga dedicated.
  7. Bonus 1 hosting gratis tipe cloud hosting sebagai contoh 
Oke langsung kita masuk saya di pembahasan pertama kita yaitu pengertian control panel hosting.

Pengertian control panel.

Control panel adalah aplikasi antar muka yang di gunakan untuk mempermudah mengelola suatu website dengan menngukan fitur dan juga keamanan yang tinggi.
 control panel hosting biasanya menggunakan sistem operasi Linux serta di jalankan menngukan program python atau python2.

di dalam control panel ada banyak sekali jenisnya seperti cpanel,plesk,ensim,direct admin,apanel dan juga gplhost dan lainnya. Tapi yang biasa digunakan didalam control panel biasanya hanya cpanel atau plesk karna menggunakan sistem yang mudah di gunakan dan juga murah.

A.cpanel

Control panel tipe cpanel biasanya mempunyai tampilan yang agak lebih membuat beberapa orang awam merasa bingung di karenakan fiturnya yang terlalu banyak serta kebanyakan memakai bahasa program untuk mencontoh urainya.


B.plesk 
Control panel tipe ini adalah tipe yang menurut saya paling mudah di gunakan bahkan untuk orang awan hal ini di karenakan plesk menggunkan sistem operasi berbasis GUI yaitu windows. kekurangan plesk adalah harga nya yang relatif lebih mahal di bandikan dengan cpanel.

2.Dasar Dasar Cpanel

Di karenakan di sini banyak orang yang menggunakan cpanel maka pada kesempatan kali ini kita membahas tentang cpanel.

A.pengertian cpanel.
Cpanel merupakan sebuah laman web khusus untuk mengatur suatu instansi atau configurasi dari suatu website baik itu yang di miliki perorangan ataupun website yang di miliki oleh perusahaan.
Berikut saya sajikan beberapa kelebihan dan kekurangan dari cpanel antara lain

Kelebihan cPanel:
  • Mudah dipelajari
  • Mudah digunakan
  • Menghemat waktu dan uang
  • Telah melalui uji coba
  • Menawarkan software auto installer
  • Tersedia berbagai tutorial dan panduan online
Kekurangan cPanel:
  • Fitur yang terlalu banyak hanya akan memperlambat performa cPanel
  • Pengaturan yang penting bisa tiba-tiba berubah secara otomatis
  • Beberapa hosting menjalankan software yang tidak diupgrade
  • Biayanya mahal dan jarang dipasangkan di hosting gratis
 Setelah mengetahui kekurangan dan kelebihan dari cpanel maka kita akan lanjut manfaat dari cpanel yang akan kita bahas antara lain.
Manfaat cpanel
  • Mempermudah kita mengelola file website
  • Meningkatkan keamanan dari website dan juga hosting
  • Mempermudah pengaturan website,email dan database kita
  • Mempermudah configurasi PHP version yang kita butuhkan
  • Mempermudah proses backup dan juga resestor website kita.
  • Dan masih banyak lagi memfaat lainnya dari cpanel ini.
Fitur cpanel.

Fitur fitur di cpanel adalah sebagai berikut.

A.File manager
File manager berfungsi untuk menjalankan dan mengelola file website kita.

B.Bandwidth
Bandwidth berfungsi untuk mengatur beban per visitor yang menggunjungi website anda 

C.Disk space usage 
Seperti namanya Disk space usage berfungsi untuk melihat jumlah pemakaian penyimpanan untuk setiap folder

D.Backup
berfungsi untuk mencopy data atau script dari website kita 

E.Ftp Acount
Berfungsi untuk melihat atau menghentikan aktifitas transfer data dari website kepada pengunjung.

F.Tp Sesion Control
Berfungsi untuk melihat siapa sajakah yang login ke website kita

G.Myphpadmin
Berfungsi untuk membuat database dan memberikan hak ke tablet database itu.

H.Remote Mysql
Ini berfungsi untuk meremote database kita tanpa harus login ke cpanel.

3.klasifikasi control panel berbasis open source.

Control panel ada sifatnya gratis dan juga ada yang sifatnya berbayar, kita akan membahas tentang control panel yang bersifat open source oke kita langsung saja ke inti daftar pertama yaitu cpanel

A.Cpanel

Cpanel Adalah kontrol panel hosting yang berbasis Unix/Linux. Antarmuka grafisnya membantu Anda untuk mengelola website beserta account hosting Anda dengan sangat mudah dan cepat. Cpanel memberi Anda akses penuh atas berbagai elemen pengaturan dari situs web dan administrasi hostingnya melalui web browser misalnya seperti Membuat database, membuat account email, auto responder, dan mengelola file website.

B.Plesk

Plesk adalah control panel hosting yang mirip dengan cPanel. Plesk memungkinkan Anda untuk mengelola account hosting Anda melalui antarmuka berbasis web. Anda dapat menginstall kontrol panel ini didalam VPS atau dedicated server. Plesk juga memungkinkan Anda untuk mengontrol ribuan virtual host dalam satu mesin.

C.ISPconfig

ISPConfig adalah kontrol panel open source multi bahasa yang memungkinkan Anda untuk mengelola beberapa server di bawah satu kontrol panel. ISPConfig berlisensi di bawah lisensi BSD. Kontrol panel open source ini juga mampu mengelola FTP, SQL, BIND DNS, database dan virtual server.
Fitur yang disediakan oleh ISPConfig adalah seperti berikut ini:
1. Dapat memanage lebih dari satu server dari satu panel kontrol.
2. Antarmuka web yang memudahkan untuk administrator, reseller dan klien login.
3. Mendukung webserver seperti Apache dan Nginx.
4. Konfigurasi mirroring dan cluster.
5. Mengelola akun email dan FTP.
6. Dan masih banyak lagi

D.Xloxo

Kloxo adalah salah satu kontrol panel website yang terbilang canggih dan disediakan secara gratis untuk distro Redhat dan CentOS. Memiliki fitur seperti FTP, spam filter, PHP, Perl, CGI, dan banyak lagi. Fitur seperti Messaging, Backup restore dan modul Ticketing juga tersedia dalam kontrol panel tersebut. Ini membantu user untuk mengelola/menjalankan kombinasi Apache dengan BIND, dan beralih antarmuka antara program ini tanpa kehilangan data Anda.

5.Zpanel


Zpanel adalah kontrol panel hosting yang disediakan secara gratis dan sangat mudah digunakan pada kontrol panel webhosting kelas enterprise seperti Linux, UNIX, MacOS, dan Microsoft Windows. Zpanel ditulis dalam bahasa PHP murni dan berjalan dengan baik pada Apache, PHP dan MySQL. Muncul dengan serangkaian fitur inti penting untuk menjalankan layanan hosting web Anda. Fitur inti tersebut meliputi Apache Web Server, hMailServer, FileZilla Server, MySQL, PHP, Webalizer, RoundCube, phpMyAdmin, phpSysInfo, FTP Jailing dan masih banyak lagi.

6.Webmin


Webmin merupakan kontrol panel webhosting yang powerfull dan sangat fungsional. Software yang dirancang untuk platform Unix dan Linux dengan cara yang sederhana. Webmin cukup mampu untuk mengelola berbagai komponen lingkungan berbasis web dari pengaturan webserver untuk maintaining FTP dan Email Server.
Fitur yang disediakan pada Webmin, adalah sebagai berikut:
1. Mengkonfigurasi dan membuat server virtual pada Apache.
2. Mengelola, menginstal atau menghapus paket perangkat lunak (RPM format).
3. Untuk keamanan, Anda dapat menyetting fitur firewall.
4. Mengubah pengaturan DNS, alamat IP, konfigurasi routing.
5. Mengelola database, tabel dan field MySQL.

7.EHCP


EHCP (Easy Hosting Control Panel) adalah software kontrol panel gratis untuk menjaga server hosting berbasis web. Dengan penggunaan EHCP Anda dapat mengelola database MySQL, account email, account domain, account FTP dan banyak lagi. Ini adalah satu-satunya control panel yang telah built-in support untuk Nginx dan PHP-FPM yang tidak menggunakan Apache dan memberikan kinerja yang baik untuk server low end.

8.DTC


Domain Technologie Control (DTC) adalah control panel hosting terutama untuk admin dan akuntansi layanan hosting GPL. Dengan bantuan interface web berbasis GUI, DTC dapat mendelegasikan tugas seperti membuat email, account FTP, subdomain, database dan banyak lagi. Ia mengatur database MySQL yang berisi semua informasi hosting.

9.Interwork


Interworx adalah sistem manajemen server Linux dan kontrol panel webhosting. Interworx memiliki seperangkat tool yang memberikan kewenangan administrator untuk memerintah servernya sendiri dan end user dapat melihat atau meninjau hasil pengelolaan website mereka. Kontrol panel ini pada dasarnya dibagi menjadi dua mode operasi, yaitu:
1. Nodeworx, yaitu modus administrator yang membantu mengelolaan server.
2. SiteWorx, yaitu website owner view yang membantu end users untuk mengelola account mereka hosting dan fitur-fitur didalamnya.

10.Ajenti


Ajenti merupakan satu – satunya kontrol panel berbasis open source yang kaya fitur, kuat dan ringan. Kontrol panel yang menyediakan antarmuka web responsif untuk mengelola server kecil set-up dan juga paling cocok untuk Dedicated dan VPS hosting. Muncul dengan banyak built-in plugin untuk mengkonfigurasi dan mengelola perangkat lunak server dan layanan seperti Apache, Nginx, MySQL, FTP, Firewall, File System, Cron, Munin, Samba, Squid dan banyak program lainnya seperti File Manager, Kode Editor untuk developer serta akses Terminal.

Post a Comment

0 Comments